Tuesday, October 1, 2019

Hidup Penuh Tantangan




     Terlebih dahulu perkenalkan nama saya Robbi Maualana Malik Huda, saya lahir di Lumajang pada tanggal 23 juni tahun 2000. Jadi dapat dikatakan umur saya saat ini ketika membuat blog pribadi ini adalah 19 tahun, pada umur tersebut pula saya menjadi mahasiswa Universitas Negeri Malang. Dari tiga jalur untuk masuk PTN Alhamdulillah saya lolos pada jalur SBMPTN. Memang sulit waktu itu bagaimana perjuangan untuk belajar dengan keras karena memang hal itu lah yang memiliki kemungkinan terbesar lolos. Sedikit kilas balikim masa lalu waktu itu memang seperinya tidak ada harapan saya bisa lolos lewat jalur SNMPTN karenan nilai rapor yang sejak kelas 10 SMA masih naik turun. Dari situ kemudian saya sadar bahwa masih ada kesempatan lain, tentunya kesempatan itu harus saya manfaatkan sedemikian baik, teringat orang tua yang telah membiayai pendidikan saya tanpa kenal lelah dan waktu juga merupakan menjadi salah satu motifasi besar yang sangat berpengaruh.

     Time Skip, akhirnya saya mulai kuliah di Malang dengan prodi S1 Pendidikan Sejarah, dari beberapa matkul yang ada salah satunya Teknologi Informasi Pembelajaran Sejarah ditugaskan untuk membuat blog tentang biografi diri saya sendiri, maka blog ini lah yang sekarang saya tulis demi memenuhi perintah dari dosen saya. Terlebih dahulu kami diajarkan mengenai apa pengertian dari "Blog" itu sendiri. Setelah panjang lebar menjelaskan dengan sedikit candaan diselah-selah pembelajaran menjadikan kuliah pagi itu terasa lebih menyenangkan.

     Di atas telah saya terangkan sedikit mengenai diri saya, memang sebenarnya tidak terlalu berwarna hidup saya waktu kecil karena waktu itu saya sendiri kurang suka bereksploitasi dengan lingkungan sekitar beserta teman-teman saya. Sejak kecil saya dibesarkan oleh ibu yang penuh dengan rasa kasih sayang dan suka khawatir apabila terjadi apa-apa dengan anaknya. oleh karena itu pula berpengaruh juga pada karakter saya saat itu seperti memiliki pribadi yang pemalu, kurang peka dengan keadaan sekitar, penakut, dll. Sehingga masa kecil yang seharusnya bisa bermain dengan teman-teman pada saat itu malah menjadi seorang anak yang individual, lebih suka berdiam diri di rumah, bermain dengan mainnannya sendiri terutama Play Station 1 atau kadang nonton TV. Bahkan apabila saat keluar rumah teman-teman yang ada di sekitar rumah saya merasa agak canggung tentunya karena minimnya interaksi.

     Berlanjut di masa Taman Kanak-kanak, akhirnya saya saatb itu mulai berani berinteraksi dengan anak-anak yang lain, meskipun ibuku saat itu tetap dengan rasa khawatir sehingga selalu berusaha mengakang apabila ingin melakukan suatu hal. Apapun tindakan yang saya lakukan terlebih dahulu harus meminta perizinan atau persetujuan dari ibuku, saat itu memang aku tidak berfikir kenapa harus seperti itu, tetapi setelah dewasa akhirnya apa yang selama ini di khawatirkan ibuku dapat saya pahami, pastinya ada makna atau tujuan terntentu yang nantinya tersamaikan menskipun tidak langsung seketika itu datang. Satu persatu saya mendapatkan teman dan lambat laun tanpa disadari saya mudah berinteraksi dengan mereka, tetapi tidak kepada orang yang baru saya kenal. hanya orang-orang tertentu saja yang sekiranya nampak terlihat baik yang dapat saya pahami dengan naluriku saat itu. Untuk sikap pemalu dan penakut masih terbawa bahkan sampai saya beranjak memasuki Sekolah Dasar.

     Di masa SD banyak hal-hal baru yang belum saya ketahui, waktu itu saya masuk SDN Pasirian 01, salah satu SD unggulan di Kecamatan Pasirian dan merupakan SD kakakku dulu, rasanya seperti menjadi anak yang baru keluar dari rahim ibu yang masih polos. Perlahan saya belajar beri

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home